Asas merupakan landasan, prinsip, atau dasar. Adapun asas hukum adalah suatu landasan, prinsip, atau dasar yang mengatur tentang pelaksanaan hukum acara agar dapat ditemukan suatu putusan yang mencerminkan keadilan, kepastian hukum, dan manfaat bagi para pihak, serta masyarakat pada umumnya.
Asas-asas hukum acara merupakan pedoman bagi para penegak hukum dalam menerapkan hukum acara. Asas-asas penting dalam hukum acara Islam, antara lain :
1. Sumber hukum acara adalah Al Quran, As sunnah, dan Ijma’ kaum muslimin.
Asas ini mengandung pengertian bahwa pelaksanaan hukum acara islam harus bersumber pada Al Quran, As sunnah, dan Ijma'. Kedudukan ketiga sumber ini bertingkat, artinya Al Quran sebagai landasan tertinggi, kemudian As Sunnah, lalu Ijma'. Tidak boleh menggunakan ketentuan yang terdapat di dalam As Sunnah ataupun Ijma' jika ketentuan tersebut bertentangan dengan nash di dalam Al Quran.
2. Hakim memiliki kemerdekaan dalam memutuskan perkara.
Asas ini mengandung kemerdekaan dalam memutuskan perkara, bebas dan tidak terpengaruh oleh pihak manapun. Kedudukan hakim sebagai wakil dari Khalifah (kepala negara) tidak menghalanginya untuk menyelesaikan perkara-perkara yang terjadi antara kepala negara dan orang-orang yang mengadukannya, baik hukum yang diberikan itu menguntungkan kepala negara maupun merugikannya, berdasarkan pada bukti-bukti yang diperoleh.
